Serang (12/10) — Departemen Penanggulangan Bencana dan SAR Pengurus Pusat (PB SAR PP) Senkom Mitra Polri bekerja sama dengan Pengurus Provinsi (Pengprov) Senkom Mitra Polri Banten serta jajaran kabupaten/kota sukses menggelar kegiatan tahunan Sosialisasi, Mitigasi, dan Simulasi Bencana Berbasis Pondok Pesantren. Program strategis ini menyasar pondok-pondok pesantren di bawah naungan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) sebagai wujud nyata implementasi Nota Kesepahaman (MoU) antara Senkom Mitra Polri dan LDII.

 

Kegiatan ini dirancang untuk membekali para santri dengan pengetahuan dasar dan keahlian praktis dalam mengenali serta merespons berbagai potensi ancaman bahaya yang ada di sekitar lingkungan pesantren.

 

Dalam pelaksanaannya, materi sosialisasi tidak hanya berfokus pada potensi bencana alam seperti gempa bumi, tetapi juga secara mendalam menyoroti bencana non-alam dan isu-isu lingkungan pesantren. Para santri dilatih dalam penanganan kebakaran akibat kelalaian manusia, khususnya risiko penggunaan api di area dapur umum serta potensi korsleting aliran listrik di area asrama dan ruang belajar.

 

Selain potensi ancaman fisik, tim penyuluh juga memberikan pembekalan terkait mitigasi konflik sosial. Potensi gesekan atau kecemburuan antarsantri maupun dengan warga sekitar disosialisasikan sebagai salah satu dinamika krisis sosial yang perlu dicegah dan ditangani secara bijak guna menjaga kondusivitas lingkungan.

“Kegiatan sosialisasi dan simulasi berbasis pondok pesantren ini merupakan program tahunan yang sangat krusial dalam membangun budaya sadar bencana sejak dini. Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada saat pelatihan saja, melainkan terus disimulasikan secara mandiri minimal per enam bulan sekali dan ditularkan secara berkelanjutan kepada santri-santri berikutnya” ujar Sandi Setia Miharja.

 

” Harapan besar kami, ketika para santri ini lulus dan terjun ke tengah masyarakat, pengetahuan serta keterampilan penanggulangan bencana yang telah dipelajari dapat terus diterapkan dan disebarluaskan di wilayah tempat mereka bertugas kelak,” Kata Sandi Setia Miharja, S.H., Deputi PB SAR PP Senkom Mitra Polri

Dukungan penuh juga disampaikan oleh ketua Provinsi Senkom Mitra Polri Banten terhadap keberlanjutan program edukasi kesiapsiagaan ini di wilayah Banten.

 

“Sinergi antara PB SAR PP, Pengprov Senkom Banten, dan pesantren-pesantren LDII di Banten ini merupakan langkah nyata menciptakan lingkungan pendidikan agama yang aman dan tangguh bencana. Kami siap terus mendampingi dan memfasilitasi pelatihan-pelatihan kesiapsiagaan di tingkat daerah,” ujar H. Yunando Prasetyanto, Ketua Senkom Mitra Polri Provinsi Banten.

 

Melalui kolaborasi dan sinergi yang berkelanjutan ini, Senkom Mitra Polri berkomitmen untuk terus mendampingi pesantren dan elemen masyarakat lainnya dalam mewujudkan lingkungan yang aman, siap siaga, dan tangguh menghadapi berbagai potensi krisis maupun bencana.

By S13EGI

S13EGI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *