
Tangerang (26/1) – Cuaca ekstrim yang ditandai dengan hujan dengan intensitas tinggi sejak hari minggu (25/1) mengakibatkan 3 sungai yaitu sungai Cisadane, sungai Angke dan sungai Pesanggrahan tak mampu menampung debit air sehingga meluap dan merendam ratusan rumah warga.
Saat meninjau daerah banjir Kapolres Tangerang kota, Kombespol Dr Raden Muhammad Jauhari telah mengambil langkah dengan menyiapkan unit perahu karet untuk keluarga yang rumahnya rusak parah agar memudahkan evakuasi dan dapur umum untuk 3.500 jiwa serta berterimakasih kepada seluruh elemen yang telah bergotong royong membantu warga terdampak banjir, semoga situasi segera membaik.

Sekretaris BPBD kota Tangerang menyampaikan hasil assesment ada 472 KK yang terdampak banjir, 11 rumah rusak parah, 6 rumah rusak sedang, 48 rusak ringan. Rumah-rumah yang rusak berada di Lingkungan Periuk, kecamatan Periuk, tidak ada korban jiwa namun estimasi kerugian belum bisa dipastikan, saat ini kita fokus pada evakuasi warga dan mendirikan tenda posko darurat di Dekat Jl. Villa Mutiara Pluit, RT.003/RW.013, Periuk untuk pos kesehatan, dapur umum, adapun normalisasi sungai sedang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, Perumahan dan Permukiman kota Tangerang.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Tangerang menggandeng Senkom Mitra Polri kota Tangerang untuk membantu dukungan komunikasi, evakuasi dan menyalurkan logistik berupa makanan siap saji berupa paket nasi bungkus kepada warga terdampak banjir bersama TNI, Polri, Saka Patrio, PMI, Dines, Tagana, PLN dll.

Menurut Ketua Senkom Mitra Polri kota Tangerang, “Senkom Rescue mendapat tugas membantu penyaluran logistik sekaligus mengevakuasi korban banjir terutama lansia dan anak-anak ke tempat yang lebih aman serta membersihkan lumpur dan mensiagakan 20 anggota Senkom untuk piket setiap hari di wilayah yang terdampak banjir di kota Tangerang.

