Cilegon (6/11) Polres kota Cilegon mengadakan apel kesiapan kebencanaan tingkat kota Cilegon, dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti Banjir, yang mana akan mengakibatkan longsor dan lain-lain yang puncaknya diperkirakan terjadi bulan Januari 2026.
Kapolres Cilegon selaku pembina apel menegaskan, pentingnya kesiapan seluruh personel yang saat ini mengikuti apel untuk bersama-sama mengecek perlengkapan masing-masing dari OPD atau organisasi yang berkecimpung di dalam kebencanaan, di saat dibutuhkan semua sudah siap. Penegasan ini disampaikannya dalam Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi di depan Polres Cilegon, Rabu 5 November 2025.
“Sesuai amanat Presiden Sebagaimana amanah Presiden, negara harus selalu hadir untuk melindungi rakyat dari segala bahaya, termasuk dari bencana. Karena itu, setiap personel harus menunjukkan kesungguhan, empati, dan profesionalitas dalam menjalankan tugas kemanusiaan,” ujar AKBP Martua.
“Dan sesuai arahan dari bapak kapolri diharapkan polres kota Cilegon bisa koordinasi dengan Pemda dan lintas sektoral untuk memperkuat koordinasi guna memastikan seluruh perlengkapan dan logistik siap digerakkan jika terjadi kebencanaan. dan stakeholder yang lain bisa fokus untuk deteksi dini, edukasi masyarakat dalam persiapan menghadapi kebencanaan. dengan saling kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder, kita dapat meminimalkan risiko dan memberikan perlindungan maksimal bagi masyaraka,” ujar Kapolres.
Di dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Cilegon Robinsar mengingatkan di Kota Cilegon selain rentan bencana alam adalah bencana Industri kimia.

“Apel pagi ini menjadi kesempatan penting untuk memperkuat koordinasi dan mempersiapkan langkah-langkah konkret dalam menghadapi segala bentuk musibah atau ancaman bencana. Kami berharap seluruh unsur, baik dari OPD, Basarnas, BPBD, Damkar, Polri, TNI dan Senkom hingga pihak-pihak terkait lainnya, memastikan kesiapan personel, peralatan, dan sarana prasarana agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat, dikarenakan awal tahun 2026 adalah prediksi musim hujan,” tutup Robinsar.
